Cursors

Gendhis Amaragathi
Image hosting by Photobucket Image hosting by Photobucket

Friday, May 05, 2006

Web Baru

Wah seneng, akhirnya kesampean punya domain. Niatnya mau dijadiin halamannya Amah-Apah juga. Absen dulu dari blogger. Liat-liat Gendhis di web baru ya. www.gendhis.com
Photobucket - Video and Image Hosting

Dhis Pindahan ya ...

Temen-temen, Om&Tante temen Amah-Apah, web Dhis udah pindahan ya ke ... www.gendhis.com ... mampir ya ...

Tuesday, April 25, 2006

Dhis, kita adalah perempuan beruntung ...

Bersiaplah untuk perbedaan-perbedaan pada kita. Sikapi perbedaan sebagai kekayaan dalam rumah tangga kita. Karena dengan itu kita punya kekuatan untuk menjalani hidup. Aku sangat butuh kamu. Sekarang dan nanti ... di sini dan di Solo ...
Ikut aku ya Mah ...
ASK* - Tohari
***
Dhis, siang ini sebuah rangkaian bunga sederhana diantar ke meja kerja Mama. Hanya beberapa kuntum mawar segar. Tapi rasanya Mama seperti dihujani jutaan kuntum mawar dari langit. Terkejut, senang, terharu, bahagia, tersipu, dan ... rekaman perjalanan cinta yang dimulai 8 tahun lalu seperti berputar lagi. Air mata ini segera ingin bertutur di depan laki-laki yang selalu "penuhi" hidup Mama; Aku Cinta Kamu ...

Betapa hari ini Ia membuat iri perempuan-perempuan lain. Menjadikan semua orang menyatakan; betapa cintanya Ia pada Mamamu. Mama yang masih jauh dari sempurna. Mama yang ternyata suka sekali menuntut kesempurnaan, dibalik belum tercapainya kedewasaan diri sendiri. Mama yang masih sering lupa bahwa sepenuh jiwa dan raga ini sudah menerima cinta yang begitu besar dari dia.

Seperti tak pedulikan dirinya sendiri, Ia selalu nyatakan cintanya pada kita, dengan kerja kerasnya ... dengan semua langkah yang Ia ambil untuk menjamin masa depan kita ... dan dengan tak menggugat jikapun Ia harus mengalahkan keinginan dan perasaannya sendiri, demi membahagiakan kita ; Mama dan kamu ... Dhis!

AlhamdullILLah ...

Ya Allah, tolong bantu aku untuk juga bisa membahagiakan dia. Penuhi hatiku dengan rangkaian ungkapan cinta yang tak ada habisnya, hanya untuk dia. Sadarkan kami, jika sehari saja kami lupa mengatakan bahwa kami saling cinta.

Kamu tahu Dhis, kita adalah perempuan beruntung. Karena kita punya ... Papa.

(Nyaman sekali, Mama didampingi foto Dhis yang cantik dan harum bunga dari Papa, di sudut meja kerja.)

*ASK = Aku Sayang Kamu

Monday, April 17, 2006

Dhis,Amah,& Jaket 25 tahun

Amah udah pernah cerita tentang jaket ini di Vintage Jacket. Cuma beberapa hari lalu, jadi inget lagi sama foto Amah jadul (jaman dulu) ; pas Dhis main sambil jaketan pake jaket jadul itu. Kebetulan memang cuacanya lagi mendung dan dingin banget. Lagian Dhis juga lagi centil, suka mix and match baju-bajunya sendiri. Pilih-pilih baju sendiri, narik baju pilihannnya dari tumpukan di lemari, dan ... berusaha pake bajunya sendiri. Ya udah pasti tumpukan baju jadi berantakan. Dan ... lobang baju yang harusnya untuk tangan, bisa stuck di kepala Dhis ... hihihi. Atau, dua-dua kaki Dhis masuk dalem satu lobang celana ...

Soal cerita jaket itu, tiba-tiba Mama jadi 'ngeh'; lho ... celana yang dipake Dhis kok motifnya (garis-garis putih pink) sama dengan motif celana pendek yang Mama pake di foto jaket itu ya. Pas pake jaket jadul itu juga!

Mama langsung ambil kamera, supaya foto Dhis bisa langsung dijejerin sama foto Amah jadul itu. Sayangnya, secara Amah buta teknik foto dan lighting-nya (yg motret bukan Apah sih!), jadi motif celana Dhis gak keliatan jelas. Padahal serupa bener ! (seolah-olah celana Dhis juga "warisan" dari Amah, seperti jaketnya ... hahaha)

Mungkin lain kali, sengaja pake jaket dan celana itu lagi aja ya Dhis? trus minta fotoin, di-layout-in Apah, dan dijejerin lagi sama foto jadulnya Amah itu. :) ... Ya tapi udah lemayan deh, foto ini juga udah bisa jadi kenang-kenangan buat Dhis. Hmm, jaket berumur 25 tahun dan ... celana "25 tahun"??? :D

Tuesday, April 04, 2006

Hormon Cinta, Energi Bunda

Ada sebuah hormon unik yang dihasilkan ibu saat akan melahirkan, inilah hormon cinta.

Dari hasil penelitiannya, seorang dokter ahli kandungan dan pionir proses kelahiran alami (normal), Michel Odent, menyimpulkan : ada sebuah hormon yang dihasilkan ibu selama persalinan alami berlangsung dan sesaat setelah persalinan. Hormon tersebut menjadi energi terbesar bagi si ibu saat harus merasakan sakitnya melahirkan buah hati tercinta. Odent menyebutnya sebagai “hormon cinta”.

“Hormon ini adalah hormon yang hampir sama dengan yang dihasilkan ibu ketika ia sedang bercinta (berhubungan seksual) dengan suaminya,” terang dokter asal Perancis ini dalam situs pribadinya,
http://www.michelodent.com/, yang berisi banyak sekali ilmu tentang kehamilan dan persalinan.

Hormon ini berupa oksitosin yang dihasilkan oleh kelenjar hipotalamus di otak ibu. Inilah yang membantu memicu terjadinya kontraksi rahim selama dan sesudah persalinan. Hormon ini terus ada hingga beberapa waktu setelah persalinan. Jika Anda telah mengalaminya, Anda pasti akan ingat betapa rasa lelah dan sakit menjadi terlupakan atau bahkan hilang begitu saja, tergantikan dengan bahagia melihat si buah hati yang mungil.

Selama proses persalinan, oksitosin masuk ke tubuh bayi melalui plasenta, dan jumlahnya akan terus meningkat hingga ia lahir. Ibu dan bayi juga akan sama-sama menghasilkan endorfin. Kadar hormon ini akan semakin meningkat pada masa akhir persalinan. Hormon inilah yang kemudian juga menjadi “pembunuh” rasa sakit dan nyeri sebagai reaksi dari kontrasi yang muncul dan luka pada vagina ibu (atau perut jika sesar) selepas persalinan. Endorfin juga yang berperan meningkatkan rasa ketergantungan antara ibu dan bayinya. Oksitosin dan endorfin ini dibagi oleh ibu dan bayi hanya pada saat proses kelahiran. Ini adalah cara alam yang memastikan ibu dan bayi saling jatuh cinta pada pandangan pertama dan terus mengembangkan ikatan erat sejak awal kelahiran. Bisa dipastikan, betapapun sakit yang harus Anda tanggung selama persalinan, rasa dan kata yang akan segera Anda ucapkan begitu melihat si Kecil adalah: “Peluk Bunda, Sayang,” [Wilas Ary]


Majalah LISA edisi 13/VII, 31 Mar-6 Apr 2006, rubrik: AyahBunda, hal. 75.

Sunday, April 02, 2006

Uhuy ... Nonton Panggung RT !!

Du ... du ... du, mau kemana nih Apah sama Dhis? Rapi jali begitu ...! Kaya mau kondangan :D

"Ayuk Mah, ganti baju. Ke lapangan yuk, dateng ke undangannya pelatikan Pak RT/RW baru. Nih, diundangan di tulis ... dresscode : Batik. Hehehe ...."

Lah?? Hahaha ... OK deh!

Untung Dhis bawa jaket. Anginnya malem ini kenceng banget ... di lapangan pula. Niatnya sih dateng sebentar, utk sekedar basa-basi sama para tetangga. Tapi ternyata pas ketemu ibu-ibu temen Amah dan anak-anak yang berlarian sana-sini, Dhis jd betah banget. Dhis srantal-sruntul ... malah hampir menuju panggung. hehehe, Amah dengan rok batik panjang, jd sibuk ngejar-ngejar Dhis. Begitu acara pidato-pidato-an dari Pak RT-RW (baru) kelar, dan acara "hiburan" (hahaha) di mulai, Dhis langsung berdiri tegak menghadap panggung. Sementara anak-anak (tetangga) yg seumuran udah pada "tepar" dan pulang, Dhis malah asik nonton para ABG yang lagi "show" di panggung dengan modern dance dll dah. Waktu snack box dibagiin, Dhis nyamber deh .. minta pastel goreng, dan kembali ... nonton panggung RT sambil ngemil pastel. Uhuyyy !!

"Weks, udah jam setengah 11 malem lho iki !! Psst .. psst ... Pah, hayuk pulang. "


Monday, March 27, 2006

Bukuku, Jendelaku

*Knock...knock...knock* "Pooh...wake up Pooh!" cried Piglet .
"Owl just told me there's a big surprise for us!"
(Pembuka cerita dalam salah satu buku Winnie the Pooh & His Friends yang lagi jadi favorit Dhis)
* * *


Ku bunyikan kata-kata, saat kamu sandarkan kepalamu di dadaku.
Kamu menyimak, mendengar, dan mengarahkan mata beningmu pada gambar-gambar lucu di tiap helai halaman.

Sesekali jari mungilmu sentuh bibirku yang sedang mengucap cerita. Dengan cerdas kau juga tentukan sendiri cerita pada halaman mana yang ingin kau dengar. Sebuah energi dari yang Kuasa, cepat sekali kau mampu tirukan ekspresi-ekspresi aneh yang sering sengaja ku buat kala membaca dialog.

Senyuman tipis semanis gendhis (gula), meronta ingin lagi mendengar cerita yang sama. Tangan kecilmu kuat merebut buku-buku untuk kamu amati sendiri.

Dhis, kami bahagia bisa mencumbuimu dengan cara ini. Biarkan yang kau baca menjadi jendela mata dan hatimu. Jika ini sebuah ungkapan cinta, jadikan pula sebagai harta yang akan menyertai kamu tumbuh bijaksana.

* * *

... Pooh thought for a moment. Then he had the perfect idea. "Let's use my cap. It will hold as much as a berry pail," he suggested.

Wednesday, March 15, 2006

Ni ... Tuh ... :(

Meski sedih, ini adalah kejadian jamak untuk anak-anak yang lagi demen-demennya seruntulan kaya Dhis ... "Babak Belur"!! (jadi inget watch-out!! -nya Awen yang juga bocal-bacel akibat sradak-sruduk).

Ceritanya, kemarin sore pulang kerja Amah jemput Dhis di rumah Mami. Seperti biasa, Dhis sambut dengan girang dan lari-lari. Abis peluk dan gandeng Amah untuk tunjukin mainannya, Dhis lincah banget mondar-mandir rumah. Amah nonton Dhis aja, sambil gak berhenti bilang, "Pelan-pelan Dhis","Hati-hati Nak", atau "Jangan muter-muter Mba". Waktu Amah ajak pulang Dhis juga nolak, karena gak mau lari-lari nya "diinterupsi".

Sampai tiba-tiba ... *duk*!!! Auch ... Dhiiiss, Amah langsung berusaha peluk dan gendong Dhis yang tersungkur setelah "nabrak" kursi jati. Sedih banget, Dhis nangis keras, bibir Dhis pecah. Lukanya lemayan besar dan berdarah. Tapi Dhis akhirnya bisa tenang lagi setelah Amah kompres bibirnya dengan es. Yah, bengkak deh bibir Dhis ... jontor !! Pipi sebelah kanannya juga agak memar kebiruan. Sampai di rumah(menjelang tidur) Dhis nangis sedih lagi.

"Amah tau Nak, sakit ya bibirnya, sabar ya ... gak papa, Dhis kan lagi belajar. Wajar kalau jatuh. Besok jalannya pasti makin pinter dan bisa lebih hati-hati."

Gadis pintar! Meski bibirnya masih bengkak dan memar, pagi-pagi bangun tidur Dhis udah ceria lagi. Malah bisa cerita sama Apah dan temen-temennya :

"Ni ... Tuh ..."** kata Dhis sambil nunjuk bibirnya yang bengkak.


** artinya : iNI (bibirku luka), (karena) jaTUH

Thursday, March 09, 2006

Ketimpuk Estafet Mimpi

MySpace Layouts

Dapet *timpukan estafet mimpi* dari Mamin-nya Arwen di Shoutbox blog ini, Amah cuma kebingungan. Yang kepikiran waktu itu; mungkin Mamin mau nularin tren nih. Maksudnya tren jadi BuMil lagi (IBu Hamil--anak ke dua), hehehe ... Wah, kalo beneran, Amah ketinggalan tren dulu deh. Soalnya memang udah sepakat sama Pak Toh dan Mba' NDhis, bikin adek nya nanti, baru tahun 2008 ... hehehe.

Akhirnya dapet penjelasan tentang estafet mimpi ini pas chat di YM sama Mamin. Oalah ... kok ya Amah primitip amat ya ... hehehe. Ternyata ini permainan para "penghuni" blog aja. Namanya Baton. Seruuu ....
Estafet ini bisa berupa apa aja. Sekarang lagi tentang impian nih. Jadi, Amah tinggal ungkapin 5 keinginan (impian) terbesar saat ini. Ya bener kata Mamin, kalo daftar impian/keinginan sih 5 aja kurang. *Amah jugaaa manusiaaaa ...* (nyanyi gaya Candil-nya Seurieus Band) ... hihiihi.

Manusia susah puasnya ya. Tapi, moga-moga Amah ini selalu bisa jadi orang yang bersyukur dengan keadaan. Susah, senang, anak, suami, temen, benda, sakit, capek, seemuuaaaa nya adalah rejeki. Dimana kami bisa saling belajar, untuk melakukan yang lebih baik dari sebelumnya. Hmm ... my dreams (lebih tepatnya harapan sih), ini 5 yang terbesar :

  1. (tentunya) Dhis sehat terus. Biar bisa belajar apapun dan mencapai apapun yang Dhis mau. Asalkan itu hal yang baik. Amah dan Apah pokoknya *InsyaAllah* siap jadi "sponsor utama" Dhis ... hehehe.
  2. Apah juga sehat terus. Penyakit di liver-nya jangan sampai ada lagi ya Pah. *Ayooo ... kapan nih kamu mau jadi jalan utk medical check up-nya??*.
  3. Aku bisa jadi "pendidik, pelayan, penjaga, sekaligus konseptor" yang (benar-benar) baik buat anak dan suami. (Bantu aku ya Pah ... )
  4. Bisa punya kerjaan tetap, tapi yang bisa dikerjain di rumah aja. (hmm...virtual office deh, kantor mana ya yg mbolehin kerja begini... *cari info mode on*). Biar aku tetep bisa kerja, tapi gak harus ninggalin Dhis lagi.
  5. Nabung ... nabung .. nabung ....
Aminnn...
(masih banyak impian/harapan lain ... bersambung deh ceritanya ... :D)

trus mau nyerahin estafet ini ke Akia, Tante Ica, Kakak Fay, dan (guguk Cleo-nya) Tante Jov.

blog layouts



-Amah-

Srantal-Sruntul

"Dhis, jalan sendiri dong. Kamu kan udah bisa. Coba ya, jangan cari gandengan mulu kalau mau jalan.Yuk..."

Jawaban Dhis? Ya paling cuma nyengir kaya gini nih ... hehehe.
sejak 2 bulan lalu sebetulnya Dhis udah bisa jalan sendiri. Tapi ya masih angot-angotan, apalagi kalo ada Amahnya. Biasa deh, manja ... minta gandeng (titah) atau gendong terus.

Tapi kemarin ...
tap...tap...tap!! Berbunga-bunga deh rasanya. Pas Amah-Apah pulang kerja, Dhis tiba-tiba lari seruntulan menyambut di depan pintu. Abis itu gak berhenti lari sana-sini, keliling rumah, muter-muter, nomprok Amah, peluk Apah, cium Mami, ... muter-muter lagi. wah...wah, Dhis!!

Mami bilang : "Dari abis magrib tuh, pas orang-orang selesai solat. Dhis tiba-tiba bisa lari-lari srantal-sruntul gitu, gak capek-capek,"

Bener aja, sampe jam 10 malem Dhis baru "tumbang". Yahuuu ... yuk-yuk temen-temen Dhis, seruntulan bareng yukss ...




Tuesday, March 07, 2006

Rombongan Cucu

Ini dia, rombongan cucu-cucu Mami.
Ya, Mami-Papi, nenek-kakek itu gak mau "berasa" tua karena cucu-cucunya nyebut mereka Oma-Opa, eyang, apalagi Mbah...hehehe. Jadinya ya Mami. Anak-mantunya yang tadinya panggil Mama-Papa, jadi ikutan panggil Mami-Papi juga.

Ini, aku lagi berusaha bikin rombongan cucu-cucu biar mau duduk tenang. Weeehhh... angel'e ram (susaaah benerr)!! dan si Mami pun turun tangan, biar cucu-cucunya gak mbrisikin bapak-bapak yang lagi syukuran di dalem rumah. Pak Toh, maksudnya mau menyibukkan anak-anak unyil ini dengan motretin mereka. Trus mereka berebut liat foto-fotonya di lcd kamera. Huahh ... malah bikin "keributan" baruuu!!! hehehe ...

-Amah Dhis-

Sunday, February 12, 2006

Pah,aku bikin PisGor

"Mah, tolong sampein ke Gendhis; Papa minta maaf, waktu berangkat gak sempet pamit ke Gendhis. Minta do'anya ya. Modalku cuma do'a dari kamu dan Gendhis. Senin malem aku sudah pulang."

Itu isi SMS Apah Dhis sesampainya di Yogya. Mulai jum'at lalu, Pak Toh harus cuti dari kerjaan kantor, untuk pergi ke Yogya dan Solo. Ada urusan "masa depan" lah ... (nanti aja cerita-ceritanya kalo semuanya sdh pasti)

Aku puter otak. Weekend ini ngapain ya, biar Dhis gak bosen dan gak kesepian karena ditinggal Papanya selama beberapa hari. Hmm, daripada mejeng di mal, buang duit doang, mendingan stay di rumah aja. Lebih banyak kegiatan menyenangkan di rumah, ketimbang cuma mondar-mandir di mal. Dhis bisa main sama sepupu-sepupunya, temen-temen di rumah ; Salma, Kak Zalfa, ade Gezan, AlDen ... ngobrol dan belajar nyanyi sama Mama, dan .... bikin pisang goreng sama Mama!

"Aku masih di Solo, akan balik ke YK sore ini. Hmm, pasti enak tuh pisang goreng bikinan Dhis." (sms Papa,waktu Mama kabarin Dhis lagi belepotan adonan pisgor)

BlogFam Community